Showing posts with label TEKNOLOGI. Show all posts
Showing posts with label TEKNOLOGI. Show all posts

Wednesday, 6 April 2016

Tetap Jadi Market Leader

Market Share HP Terus Tumbuh

SURABAYA - Perusahaan teknologi HP dengan salah produk andalannya printer PageWide makin mengokohkan posisinya sebagai market leader di Indonesia. Data IDC, market share produk printer HP saat ini mencapai kisaran 50-60 persen. Dalam lima kuartal terakhir, prosentase market share HP terus tumbuh didukung produk baru printer warna ukuran besar.

Lydia Budianto, Design Jet Market Development Manager HP mengatakan printer warna ukuran besar memenuhi kebutuhan pasar. HP PageWade 500 MFP menawarkan cetak berwarna dan monokrom berformat lebar. Seri printer bernama HP PageWide XL 5000 itu dapat mencetak hingga ukuran 60 inci.
Baca Lengkapnya → Tetap Jadi Market Leader

Indosat Kembangkan Aplikasi Taksi Online

SEMARANG – Jalan tengah polemik perusahaan taksi konvensional dengan taksi online, Indosat Ooredoo ikut mengembangkan aplikasi taksi online yang akan merambah ke beberapa daerah di seluruh Indonesia.

Key Account Expert Indosat Ooredoo, Fuli Humaeroh mengatakan aplikasi taksi online untuk kali pertama diluncurkan di Semarang kerjasama dengan perusahaan taksi lokal New Atlas Taksi. Tidak menutup kemungkinan perusahaan taksi lain di berbagai daerah bisa ikut bekerja sama dalam layanan aplikasi online. Untuk kali pertama, Indosat Ooredoo dan New Atlas Taksi menjalankan kontrak awal dengan memfasilitasi aplikasi online sebanyak 120 unit armada taksi tersebut.

“Kota Semarang menjadi pionir kerjasama taksi aplikasi online. Mungkin ada beberapa kota lain akan segera menyusul,” ujarnya disela Peluncuran Aplikasi Taksi Online, Selasa (5/4/2016).
Baca Lengkapnya → Indosat Kembangkan Aplikasi Taksi Online

Monday, 14 March 2016

Menara Telekomunikasi Mikrocell Rawan Bocor

SURABAYA - Keberadaan Menara Telekomunikasi Mikrocell (MTM) ditengarai tidak bisa mendongkrak Pendapatan Asli Daerah (PAD). Hal ini disebabkan lemahnya pengawasan terhadap provider yang menjamur di Kota Surabaya.


Selain itu, peraturan wali kota (Perwali) nomor 8 Tahun 2015 tentang Pendirian Menara Telekomunikasi Mikrocell (MTM) dituding tak efektif. Keberadaan perwali tersebut, ternyata tidak bisa mendongkrak Pendapatan Asli Daerah (PAD).
Baca Lengkapnya → Menara Telekomunikasi Mikrocell Rawan Bocor

Saturday, 13 February 2016

Ciptakan Sistem Pengendali Banjir dengan SMS

Inovasi Mahasiswa Untag Surabaya


Slamet, mahasiswa Teknik Informatika Untag Surabaya
Banjir yang melanda sejumlah daerah di Indonesia, terutama di Jatim tiap musim hujan seperti sekarang ini menginspirasi Slamet dengan membuat Sistem Pengendali Banjir. Dari inovasi tugas akhirnya ini, mahasiswa semester VII, Prodi Teknik Informatika, Fakultas Teknik, Universitas 17 Agustus 1945 (Untag) Surabaya mendapatkan nilai A.

Bukan semata nilai memuaskan yang diharapkan. Lebih dari itu, sistem pengendali banjir yang dibuat bisa diadopsi Dinas Pematusan dan Bina Marga di Surabaya dan daerah lain untuk mendukung sistem kerja rumah pompa. Harapannya agar tidak ada lagi banjir kota yang oleh pejabat sebatas disebut genangan dengan alasan cepat surut.

Ditemui di kampus, Slamet menjelaskan dan juga mempraktekkan penggunaan alat yang dirancangnya. Komponen alat yang ada meliputi sensor ketinggian air dengan empat level yang dipasang di sungai, transformator (travo central tub) yang lebih umum disebut travo kecil penghasil power.

Sistem kerja alat juga dikupas lulusan Sekolah MenengahKejuruan (SMK) Telkom di Malang ini. Arus listrik (AC) dari colokan pada stop kontak masuk ke transformator dan selanjutnya keluar arus DC 12 volt. Arus ini lantas diturunkan ke IC regulator sehingga output stabil 5 volt yang fungsinya menghidupkan micro controller atau processor kecil untuk membuat program.

"Semua inputan dari sensor, tidak ada inputan yang lain. Begitu power masuk maka sistem akan bekerja membaca ketinggian air," mahasiswa kelahiran Lumajang, 2 April 1990 ini menjelaskan.

Semua rangkaian inputan terhubung dengan rangkaian output. Di antaranya, LCD, dua modem, dua pompa yang menyedot air sungai untuk menghindari luapan, komputer atau laptop yang menampilkan report atau grafik ketinggian.

"Tiap level sensor yang ada akan masuk sistem sehingga pada layar LCD menunjukkan pesan singkat. Dari sini operator rumah pompa mengetahui grafik ketinggian air dari pesan singkat maupun komputer. Waktu pengoperasian pompa untuk menyedot air sungai dan mengalirkan ke aliran lain yang tidak berpotensi menimbulkan banjir diatur sistem," terangnya.

Pompa I aktif jika ketinggian air mencapai level 3. Sedangkan pompa II berfungsi ketika permukaan air mencapai level 4. Mahasiswa yang sudah bekerja di salah satu operator seluler ini mulai merealisasikan idenya sejak November 2015 lalu. Dan Januari 2016 akhirnya kelar.


Total biaya Rp2 juta dia habiskan dalam menghasilkan karya. "Semoga sistem ini bisa mendukung pengendalian, pengurangan banjir. Dengan mengetahui potensi, kerugian harta-benda, dan bahkan jatuhnya korban jiwa akibat banjir bisa dihindari," pungkasnya.


Sumber: Biangnews
Baca Lengkapnya → Ciptakan Sistem Pengendali Banjir dengan SMS

Tuesday, 9 February 2016

200 Karyawan Blackberry 10 dan Divices di Rumahkan

BlackBerry dilaporkan baru saja berpisah dengan total sekitar 200 karyawan di Waterloo, Ontario, dan Sunrise, Florida.
BlackBerry belum mengungkap cabang operasi mana yang menjadi fokus pemutusan hubungan kerja tersebut. Namun, laporan awal menunjukkan bahwa PHK terjadi pada departemen BlackBerry 10 dan Devices.
Berita ini muncul sebulan setelah CEO John Chen menegaskan bahwa sistem operasi BlackBerry “jauh dari mati”.
Pernyataan tersebut disampaikan untuk membersihkan kabar sebelumnya yang menyebutkan bahwa BlackBerry akan beralih sepenuhnya ke Android untuk perangkat smartphone di masa depan.
PHK ini merupakan bagian dari rencana perusahaan yang kini tengah berjuang melawan kerugian itu.
Laporan keuangan terakhir pada Desember tahun lalu menunjukkan bahwa BlackBerry mengalami kerugian 4,5 kali lebih kecil dibanding prediksi analis, dan Priv nampaknya mengambil peran penting untuk BlackBerry, demikian GSM Arena. (bml)
Baca Lengkapnya → 200 Karyawan Blackberry 10 dan Divices di Rumahkan